Balada Sandwich Generation dan Upaya Memutusnya

  • 4
  • 221
© Image Cookin.id

Sandwich generation menjadi fenomena yang banyak terjadi di kalangan Millennial. Selain memikirkan kebutuhan Diri mereka juga memikirkan orang tua, keluarga, dan anaknya

Jakarta, 20/09/22 - Ada di tahap usia sandwich generation memang menyebalkan karena dilema yang kian menumpuk. Sandwich generation merupakan sebutan yang diberikan kepada individu yang harus mencukupi kebutuhan ekonomi banyak pihak dalam waktu bersamaan. 

Jika kamu saat ini menjadi sandwich generation maka sudah sepantasnya untuk mulai memutus rangkaian tersebut agar kelak anakmu tidak menjadi sandwich generation seperti kamu. Berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memutus rantai generasi sandwich.

Mengelola penghasilan dengan bijak

Kamu bisa memakai rumus 50/30/20 atau 40/30/20/10 untuk mengelola gaji yang kamu miliki. Dengan menggunakan rumus tersebut kamu bisa membagi penghasilanmu menjadi 50 persen untuk kebutuhan seperti membayar cicilan, tagihan, belanja bulanan, dan lainnya.

Menambah sumber penghasilan

Menambah sumber penghasilan juga bisa memperbaiki kondisi keuanganmu. Jika awalnya sumber penghasilanmu hanya dari gaji maka mulai sekarang mungkin kamu bisa mendapatkan penghasilan dari sumber lain seperti bisnis kecil-kecilan atau menjalankan kerjaan sampingan alias side job.

Menyiapkan program pensiun

Program pensiun jadi hal penting untuk memutus rantai sandwich generation. Kamu bisa menyisihkan sebagian dari pendapatanmu untuk diinvestasikan di dana pensiun.

Mempunyai asuransi kesehatan

Semakin bertambahnya umur maka kekuatan tubuh akan mengalami penurunan. Oleh karena itu, asuransi kesehatan jadi satu hal penting untuk kamu miliki.

Sobat Revmen, menyandang status sebagai sandwich generation memang terkadang jadi beban tersendiri. Salah satu hal yang bisa kamu lakukan adalah dengan Perencanaan keuangan yang baik, sehingga secara perlahan bisa memutus rantai tersebut.

Reporter : MKH

Sumber

Idntimes.com (2022). 

Kapanlagi.com (2022). 

Prev Post Festival Lima Gunung, Pesta Budaya Petani Magelang
Next Post Universitas Widyatama Ajak Atalia Gotong Royong Tanam Pohon di Lahan Kritis
Related Posts
Commnets
Leave A Comment
or

For faster login or register use your social account.

Connect with Facebook