Universitas Terbuka Gelar Workshop Literasi Digital untuk Guru

  • 4
  • 59
© Image dok

LEBAK, (29/08/2023) Untuk mempersiapkan guru yang siap menghadapi era digital, Universitas Terbuka (UT) menggelar acara workshop bertema “Belajar Bersama Masyarakat, Sekolah Membangun LIterasi Digital.” Gelar workshop itu adalah upaya untuk Aksi Nyata Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM)

Kegiatan workshop dilaksanakan  di dua Kecamatan, Kecamatan Muncang, dan Kecamatan Lewidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Dalam kesempatan itu hadir Rektor UT  Pusat Prof. Ojat Darojat dan Direktur UT Serang Maman Rumanta serta beberapa Rektor dari Serang. Hadir juga Ketua PGRI Kecamatan Muncang H. Agus Salim, perwakilan  Dinas Pendidikan Lebak Usep Saepul Anwar, serta Kepala Sokolah dan guru-guru SD se-Kecamatan Muncang.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pencerahan kepada meraka tentang literasi digital. Kita sedang hidup di abad digital industri 4.0, dan ini sangat penting bagi para guru, untuk meningkatkan kompetensinya dalam proses pembelajaran. Para guru harus meningkatkan literasi digital dalam proses pengajarannya agar mereka bermanfaat di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya Prof. Ojat Darojat.

“Gerakan Nasional Revolusi Mental ini sangat penting terlebih untuk masyarakat sekitar wilayah Lebak Baduy agar generasi muda menghadapi masa depannya lebih maju. Meski begitu memang kita tak lepas dari kendala. Jaringan internet di wilayah kita sinyalnya  kurang baik. Solusinya adalah, yang pertama program pemerintah saat ini bahwa BTS-BTS di setiap wilayah akan segera diselesaikan dari Sabang sampai Merauke,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Maman Rumanta menegaskan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting untuk para guru. “Apalagi bagi anak-anak di usia dini, yang mana sudah banyak memegang gadget. Di dalam teknologi ini ada dua bagian negatif dan positif, nah marilah kita ambil bagian positifnya. Maka literasi digital sangat penting,” ujar Maman Rumanta

Ajat Sudrajat selaku ketua pelaksana GNRM UT menegaskan bahwa kegiatan ini disambut baik oleh Bupati Lebak. Terlebih, menurut Ajat, kegiatan dilaksanakan di pelosok-pelosok yang sangat membutuhkan peningkatan kualitas guru. *ps

Prev Post Festival Lima Gunung, Pesta Budaya Petani Magelang
Next Post Ajakan Kuatkan Toleransi Beragama, Plurilateral Dialogue 2023 Resmi Dibuka
Related Posts
Commnets
Leave A Comment
or

For faster login or register use your social account.

Connect with Facebook