LKP Karya Jelita Gelar Workshop dan Lomba untuk Wujudkan Gerakan Indonesia Mandiri

  • 4
  • 186
© Image

Pengirim : Rani Sintiawati LKP Karya jelita

Bandung (14/06/2022), Perias atau penata rias (make-up artist) adalah seorang seniman yang mediumnya adalah tubuh manusia. Di Indonesia, profesi make-up artist atau MUA menjadi salah satu profesi yang paling dicari.  Jika dulu profesi MUA hanya identik untuk riasan wajah pengantin dan artis, kini semakin banyak yang menggunakan jasa MUA untuk berbagai momen.

Profesi ini pun menyalakan semangat kewirausahaan dan kemandirian bagi para MUA. Atas kenyataan itu, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Karya Jelita membuat sebuah aksi nyata didukung oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) untuk mendorong terwujudnya sebuah Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) dengan menitik beratkan pada Gerakan Indonesia Mandiri (GIMa).

Dengan tema “Positivisme dalam Kewirausahaan Mandiri Berbasis Digital”, Rani Sintiawati, sebagai direktur LKP karya jelita mengemas gebrakan tersebut dalam sebuah rangkaian workshop Lomba dan kompetisi Bridal Make Up yang dilaksanakan pada Senin, 6 Juni di LKP Karya Jelita Jl. Macan 07, Bandung dan Minggu, 12 Juni 2022 di Cihampelas Walk Mall Bandung.Rangkaian workshop pada Senin (6/6) lalu menghadirkan Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK, Wijaya Kusumawardhana, yang sekaligus  memberikan materi terkait nilai-nilai instrumental GNRM yakni etos kerja, gotong royong, dan integritas.

Acara tersebut diusung oleh LKP Karya Jelita sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat khususnya Kota Bandung. Acara itu diutup oleh anggota Komisi D, DPRD Kota Bandung, H. Erwin yang  menyampaikan tentang pentingnya revolusi mental bagi generasi muda. Selain workshop Lomba yang menjadi bagian dari rangkaian acara, Bridal Make Up Competition pun menjadi langkah LKP Karya Jelita untuk mengemas penyampaian informasi kepada masyarakat terkait GNRM.

Puncak acara pelaksanaan Gerakan Nasional Revolusi Mental oleh LKP Karya Jelita berlokasi di Cihampelas Walk Mall Bandung yang dihadiri langsung oleh Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Maman Wijaya. Hadir pula Arief Syaefudin (Kadisnaker Kota Bandung), Hikmat Ginanjar (Kadisdik Kota Bandung), Iwa Gartiwa (Ketua KADIN Kota Bandung), Boyan Bravo (Perwakilan PB Persatuan Artis Film Indonesia & JBIC), Yucky Hasan (Komunitas Seni dan Budaya, JBIC), hadir pula Perwakilan dari Disparbud Jawa Barat, dan Disbudpar Kota Bandung.

Pada kesempatan itu, LKP LPK Karya Jelita menampilkan hasil karya bridal MUA  anak didiknya dalam Gelaran Indonesian Wedding Festival 1.0 di Cihampelas Walk Bandung, yang diperagakan dan dilombakan sebagai penunjang video GNRM dengan model. Kemudian setiap model yang sudah dirias berjalan di panggung catwalk didampingi oleh MUA siswa-siswi Karya Jelita Selanjutnya diberikan penghargaan atas prestasi mereka.

Adapun para pemenangnya adalah, untuk Juara 1 Ajeng (Kelompok Lkp Karya Jelita) mendapatkan Tropi, Piagam dan Uang Tunai sebesar 3 juta Rupiah. Juara 2 Rafa (SMPN 30 kota Bandung) mendapatkan Tropi, Piagam dan Uang Tunai 2 juta Rupiah. Juara 3 Kevin (Aktor Pemula) mendapatkan Tropi, Piagam dan Uang Tunai sebesar 1 juta Rupiah. Juara Favorit Siti Aisyah (Cirebon) mendapatkan Tropi, Piagam dan Uang Tunai sebesar 500 Ribu Rupiah. Untuk Juara Terunik Revina (SDN 244 Penggerak kota Bandung) dan Juara Terkreatif adalah Ibu Evi (UMKM).

Prev Post MallSampah: Buang Sampah di Mall
Next Post Ikuti Pelatihan, Dorong Dosen Unibba Tulis Karya Ilmiah Revolusi Mental
Related Posts
Commnets
Leave A Comment
or

For faster login or register use your social account.

Connect with Facebook